Pages

Selasa, 29 Juni 2010

Daftar anggota Akatsuki

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Akatsuki adalah nama sebuah organisasi kejahatan dalam serial anime Naruto. Berikut adalah daftar anggota Akatsuki, sebuah kelompok antagonis dalam serial manga dan anime Naruto

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Anggota saat ini

[sunting] Pein

Keenam tubuh Pein.
  • Umur : Tidak diketahui
  • Asal : Amegakure
  • Status keanggotaan : Pemimpin aktif
  • Tinggi : 178 cm
  • Berat : 60 kg
  • Cincin : 零 ("Nol","Tidak ada")
  • Posisi cincin : Jempol kanan
  • Pasangan : Konan
  • Pengenalan pertama : Bab 238; Naruto Episode 135
  • Penampakan pertama : Bab 363
  • Ciri khas : Rambut lancip, memiliki seperti piercing di hidung, rambut berwarna orange

Pein (ペイン?) adalah Ketua Akatsuki dan merupakan seorang ninja pelarian yang berasal dari Amegakure. Tak ada satupun anggota Akatsuki, selain Konan yang memanggilnya dengan namanya tetapi hanya menggunakan kata "pemimpin" saja, dan wajahnya sangatlah jarang diperlihatkan. Dia memiliki kehormatan paling besar diantara rekan-rekannya (pengecualian untuk Hidan yang termasuk anggota baru) dan dialah yang mengarahkan aksi-aksi mereka. Dia jugalah yang menciptakan jutsu untuk mengeluarkan monster berekor (Bijuu) dari Jinchuuriki. Dia juga bisa menggunakan "teknik pengubah bentuk" (象転の術 Shōten no Jutsu?) yang dapat menduplikasikan rekan-rekannya dengan menggunakan korban manusia, menjadikan mereka dapat melawan musuh tanpa melukai dirinya. Hasil duplikasi ini sangatlah mirip dengan aslinya, bahkan bisa memiliki kekkei genkai dan senjata khusus seperti yang asli. Kemampuannya seimbang dengan jumlah chakra yang diberikan kepada masing-masing hasil duplikasi ini. Ketika tiba saatnya berkumpul, Pein dapat memanggil rekan-rekannya bahkan dari tempat yang sangat jauh dengan menggunakan telepati.

Meskipun Pein kelihatannya memegang otoritas terhadap anggota Akatsuki, Ia sendiri mengatakan bahwa masih ada seseorang yang berada di atas dia. Setelah kematian Deidara, orang ini menugaskan Pein untuk menangkap Naruto secara langsung, dan tidak menerima kegagalan. Identitas orang ini kemudian diketahui, yang tidak lain adalah Tobi, yang juga adalah Madara Uchiha, yang merupakan dalang dari Akatsuki. Konan mengatakan bahwa Pein tidak pernah kalah dalam pertarungan oleh siapapun atau apapun.[1]

Walaupun Pein biasanya digambarkan tanpa nama, ia dilukiskan berambut pirang di sampul bab 317. Ia diperlihatkan duduk pada sebuah patung aneh yang dipenuhi banyak pipa, serta mengomentari Hidan dan Kakuzu yang selalu membuat masalah. Patung ini terletak pada sebuah kota yang lebih modern dari biasanya. Kota ini memiliki pipa-pipa yang mirip seperti di patung tersebut yang terletak pada berbagai jenis gedung-gedung. Ia juga memiliki mata yang tidak lazim.

Pein digambarkan memiliki pengetahuan sejarah masa lalu berbagai macam desa, dan juga yang mendasari kondisi polotik dan ekonomi pada kebanyakan negara. Ketika Hidan menggambarkan tentang ninja Konoha sebagai ninja yang "jahat dan kafir", Pein memberikan gambaran singkat mengenai Will of Fire Konoha, dan kemudian diteruskan dengan penjelasan bahwa semua negara memiliki beberapa persamaan dalam praktek untuk membenarkan pertarungan.

Diketahui dari bawahan Pein yang di tangkap Jiraiya, ternyata Pein adalah orang yang sangat hebat dan kuat. di berhasil membunuh Salamander Hanzou yang saat itu tak berhasil dikalahkan oleh tiga sannin konoha. Pein juga diketahui memiliki 6 tubuh yang tersimpan di ruangan tersembunyi. Keenam tubuh itu ialah Animal, Naraka, Asura, Deva, Human,dan Preta. Tubuh-tubuh tersebut semuanya memiliki mata Rinnegan, dan kekuatan yang sama. Baru diketahui bahwa Pein adalah salah satu mantan anak didik Jiraiya bersama dengan Konan yang dilatih saat dia dan kedua sannin yang lain menghadapi perang dengan Amagakure.

Sasaran Bijuu Pein ini ialah Kyuubi si ekor sembilan di dalam tubuh Naruto. Karena itu, dia menyerang Konoha untuk mencari Naruto dan membawanya ke sarang Akatsuki. Pein juga hampir dapat mengalahkan Kakashi namun mengorbankan satu tubuh Pein yaitu Asura.

[sunting] Konan

  • Umur : Tidak diketahui
  • Asal : Amegakure
  • Status keanggotaan : Aktif
  • Tinggi : 180 cm
  • Berat : 56 kg
  • Cincin : 白 ("Putih")
  • Posisi cincin : Jari Tengah, Tangan Kanan
  • Pasangan : Pein
  • Pengenalan pertama : Bab 238, Naruto Episode 135
  • Penampakan pertama : Bab 363
  • Ciri khas : Memiliki aksesoris origami bunga di kepala, berambut biru

Konan (小南?) merupakan satu-satunya anggota perempuan dalam organisasi Akatsuki. Ia memiliki rambut berwarna biru dengan tambahan aksesoris bunga kertas, tetapi dari semua itu, anggota ini masih menyisahkan banyak misteri. Namun, di ketahui bahwa sewaktu kecil, Konan mempunyai hobi membuat origami dan di kenal sebagai gadis yang peramah. Konan memiliki kemampuan untuk memisahkan dirinya menjadi berlembar-lembar kertas yang dapat berubah bentuk menjadi origami kupu-kupu. Namun ninjutsu itu tidak berhasil jika tubuh Konan dibasahi dengan zat cair.[2] Baru diketahui bahwa Konan adalah bekas anak didik Jiraiya saat dia dan kedua sannin yang lain menghadapi perang dengan Amegakure.[3]

[sunting] Zetsu

  • Umur : 56 tahun
  • Asal : Kusagakure
  • Status keanggotaan : Aktif
  • Cincin : 亥
  • Posisi cincin : Kelingking kanan
  • Pasangan : Tidak ada
  • Penampakan pertama : Bab 234, Naruto Episode 134
  • Ciri khas : Mempunyai dua kepribadian, kanibal, memiliki kerudung kepala seperti bunga
  • Seiyu : Nobuo Tobita

Zetsu (ゼツ?) adalah seorang ninja pelarian misterius. Tidak banyak yang diketahui tentang dia, selain kesetiaannya kepada Akatsuki dan fungsinya sebagai seorang mata-mata. Kepalanya diselubungi oleh Venus Flytrap yang besar, yang juga membungkusi tubuhnya. Bagian kanan dari wajah dan tubuhnya berwarna hitam, sedangkan di bagian kiri berwarna putih. Zetzu mempunyai dua kepribadian, di mana bagian hitam dari wajahnya berbicara dalam Katakana, sedangkan yang bagian putih menggunakan Kanji dan Kana. Kedua bagian tersebut juga sering berbicara satu sama lain, dan kadang-kadang juga memiliki pendapat yang berbeda, seperti apakah diperbolehkan Tobi menggantikan posisi Sasori dalam Akatsuki. Matanya berwarna kuning dan tidak memiliki pupil

Zetsu sering kali menggunakan 蛭万象・防火の術 (Hiru Banshō: Bōka no Jutsu?), yang membuatnya bisa bersatu dengan tanah, pohon, dan tumbuhan yang lain untuk perjalanan jarak jauh dengan cepat.[4] Ia juga memiliki kemampuan yang dapat menggerakan tubuhnya selama ritual penyegelan Bijuu berlangsung, di mana tidak ada seorang pun anggota Akatsuki yang dapat melakukannya. Dengan begitu, ia bisa menjadi pengintai selama ritual penyegelan. Untuk memudahkan tugas ini, Zetsu meningkatkan daya penglihatannya untuk melihat jauh, dibandingkan dengan kebanyakan orang. Sebagai tambahan, dalam perannya sebagai mata-mata, Zetsu berfungsi sebagai Ninja Hunter Akatsuki. Ia ditugaskan untuk melenyapkan mayat yang menjadi korban dari "teknik pengubah bentuk" (象転の術 Shōten no Jutsu?) Ketua Akatsuki, dan juga untuk menemukan kembali cincin dari Sasori dan Deidara. [5]

Satu-satunya bawahan Zetsu yang diketahui adalah Tobi, yang kemudian menggantikan posisi Sasori di Akatsuki setelah kematian Sasori. Sampai saat ini anggota Akatsuki menganggap Zetsu lebih superior, karena mungkin hanya ia yang seringkali menerima perintah langsung dari Pein.

[sunting] Kisame Hoshigaki

  • Umur : 29 di Naruto[6], 31 di Naruto Shippūden
  • Asal : Kirigakure
  • Status keanggotaan : Aktif
  • Tinggi : 195 cm[6]
  • Berat : 83.1 kg[6]
  • Tanggal Lahir : 18 Maret[6]
  • Golongan darah : AB[6]
  • Cincin : 南 ("Selatan")
  • Posisi cincin : Jari manis kiri
  • Pasangan : Itachi Uchiha
  • Penampakan pertama : Bab 139; Naruto Episode 80
  • Ciri khas : Memiliki Kulit seperti ikan hiu, bergigi seperti ikan hiu
  • Seiyu : Tomoyuki Dan

Kisame Hoshigaki (干柿鬼鮫 Hoshigaki Kisame?) adalah seorang ninja pelarian dari Kirigakure dan partnernya Itachi Uchiha. Tidak seperti kebanyakan pasangan yang lain dalam Akatsuki, Kisame memiliki hubungan yang baik dengan Itachi. Sementara Itachi ditugaskan untuk menangkap Naruto Uzumaki, target Kisame adalah Jinchuuriki Siluman berekor empat, seorang lelaki tua yang dikalahkannya dengan susah payah.[7] Kisame memiliki penampilan khusus yang menyerupai ikan hiu, lengkap dengan kulit berwarna biru pucat dengan mata yang kecil, serta memiliki struktur muka yang menyerupai insang dan gigi berbentuk segitiga tajam. Sama seperti namanya, Kisame (鬼鮫), yang berarti "ikan hiu iblis". Meskipun penampilannya yang agak kasar dan kecintaannya dalam bertarung, gaya bicara Kisame tenang dan memiliki sopan santun jika dibandingkan dengan kebanyakan anggota Akatsuki yang lain.

Kisame merupakan salah satu dari Seven Swordsmen of the Mist (霧の忍刀七人衆 Kiri no Shinobigatana Shichinin Shū?) dan juga dikenal sebagai kaijin (怪人?) dari Kirigakure. Zabuza Momochi dan Raiga Kurosuki juga adalah anggota dari Kiri no Shinobigatana Shichinin Shū. Seperti dua anggota yang lain, ia agak terlalu percaya diri dalam pertarungan. Dengan jelas juga ia menikmati setiap pertempuran dan kemungkinan memotong-motong lawannya sampai tak berdaya. Sebagai contoh, ia mempertimbangkan sebuah gagasan untuk memotong kedua kaki Naruto untuk mencegahnya melarikan diri sebagai ganti dari memukul Naruto sampai pingsan. Selama pertarungannya dengan Asuma Sarutobi Kisame juga menikmati kesenangannya dalam menyobek bahu Asuma dengan Shamehada.

Senjata utama Kisame adalah Shamehada (鮫肌, "Kulit Hiu"), sebuah pedang besar khusus yang sebanding dengan ukuran Zanbatō milik Zabuza Momochi. Tidak seperti pedang pada umumnya, Shameda bukan digunakan untuk memotong, melainkan untuk mencukur, dikarenakan permukaannya yang kasar seperti kulit hiu. Pedang ini juga mempunyai kemampuan untuk menyerap chakra lawan yang berada disekitarnya, membuat Kisame dapat memotong chakra lawannya. Jumlah chakra yang dapat diserapnya masih belum jelas, tetapi Shamehada bahkan dapat mengkonsumsi chakra siluman rubah tanpa merasakan sakit. Shamehada juga merupakan senjata yang peka perasaannya dan hanya Kisame yang diperbolehkan untuk memakainya.[8] Ketika Guru Guy mencoba untuk memdapatkan Shamehada dan menggunakannya untuk melawan Kisame, pedang ini membalas dengan duri-duri yang keluar dari pegangannya dan kembali ke Kisame.[9]

Jumlah chakra Kisame rupanya sangat besar, bahkan diakui oleh anggota Akatsuki. Pemimpin mereka mengomentari hal itu. Tubuh tiruan Kisame dengan tiga puluh persen kekuatan, yang terbuat dari "teknik pengubah bentuk" (象転の術 Shōten no Jutsu?) memiliki Chatra setara dengan Naruto disaat melepaskan chakra siluman rubah waktu melawan Neji pada ujian Chunin, sebuah observasi yang dibuat oleh Neji Hyuga ketika ia mengamati tubuh tiruan Kisame ini dengan Byakugan.[10]

Kisame telah memperlihatkan kecepatan yang sangat mengagumkan kekuatan fisik yang luar biasa. Ia menggunakan jutsu bertipe air yang sering dikombinasikan dengan kekuatan fisiknya yang luar biasa. Ia juga telah mempertunjukan kemampuan menggunakan Suiton: Bakusui Shōha (水遁・爆水衝波?)berarti elemen air: gelombang ledakan air, yang membuatnya menciptakan air dari sesuatu yang tidak ada[11] dan mengubah medan pertempurannya menjadi sebuah danau dengan jurusnya yang lain. Kisame juga menggunakan beberapa jurus bertema ikan hiu, seperti Suiton: Suikōdan no Jutsu (水遁・水鮫弾の術?) untuk menyerang musuhnya dengan ledakan air dalam bentuk ikan hiu. Ketika musuhnya tenggelam, Kisame dapat menggunakan Suiton: Goshokuzame (水遁・五食鮫?) untuk menciptakan lima ikan hiu penyerang.

[sunting] Tobi

  • Umur : Lebih dari 100 tahun
  • Asal : Konohagakure
  • Status keanggotaan : Aktif
  • Cincin : 玉 ("Berlian")
  • Posisi cincin : Jempol kiri
  • Pasangan : Dulunya Deidara
  • Penampakan pertama : Bab 280
  • Ciri khas : Topeng jingga dengan satu lubang mata dengan pola pusaran yang terpusat pada mata kanan, Sharingan

Tobi (トビ?), menjadi anggota Akatsuki sesudah kematian Sasori dan menjadi partnernya Deidara. Tobi tak lain dan bukan merupakan Madara Uchiha yang merupakan salah satu pendiri Konoha. Dia telah dibunuh oleh Hokage Pertama di Valley of The End. Sampai sekarang belum ada yang tahu bagaimana ia bisa hidup lagi, dan juga mengapa dia sampai menjadi anggota Akatsuki. Tobi sebelumnya adalah bawahan Zetsu. Ia memakai cincin yang sebelumnya dipakai oleh Sasori. Dalam pertarungan Deidara melawan Sasuke, Tobi terperangkap dalam ledakan bunuh diri Deidara. Kemudian Zetsu menduga bahwa Tobi telah mati dalam ledakan tersebut. Tidak seperti kebanyakan ninja pada umumnya, Tobi tidak menggunakan pelindung kepala sehingga desa asalnya masih belum diketahui, sampai Ia mengungkap identitasnya sendiri setelah kematian Deidara, bahwa ia adalah ninja pelarian Konohagakure. Ia memakai topeng aneh yang menutupi seluruh wajahnya, sehingga hanya mata kanannya saja yang terlihat, yang kemudian diketahui adalah Sharingan.

Keahlian Tobi masih belum jelas, karena tidak pernah diperlihatkan bagaimana ia bertarung. Ia dan Deidara mengalahkan Bijuu berekor tiga, tetapi Tobi diperlihatkan tidak melakukan apa-apa, melainkan ia lari dari Bijuu tersebut. Setelah pertarungan, Tobi mengklaim bahwa ia mengalahkan Bijuu tersebut hanya dengan satu serangan. Deidara tidak setuju dan mengatakan bahwa itu adalah sebuah "kontribusi seni" (ledakan tanah liat) yang membawanya pada kemenangan. Dalam pertarungannya melawan Sasuke, Tobi menunjukan kemampuannya untuk memulihkan diri dari serangan yang fatal. Setelah terpotong oleh pedangnya Sasuke, Tobi terjatuh dan kembali berdiri hanya dalam beberapa detik dan hanya mengeluh tentang kecepatan serangan tersebut. Dari sini, Tobi tidak lagi mempertunjukan teknik apapun. Menurut Pein, seseorang seperti Tobi bisa didapatkan kapan saja jika dibutuhkan, sedangkan Deidara digambarkan unik, menyatakan secara tidak langsung bahwa Tobi adalah salah satu anggota terlemah dalam Akatsuki [12]

Tobi memiliki gaya bicara yang resmi dan benar. Walaupun penampilan fisiknya masih menyisahkan misteri, Zetsu secara tidak langsung menyatakan bahwa Tobi masih muda, sementara sisi yang lain dari Zetsu mengatakan bahwa Tobi adalah "anak baik". Tobi sangat menghormati Deidara, dan sering memanggilnya dengan sebutan Deidara-sempai. Kepribadian Tobi agak sedikit ganjil jika dibandingkan dengan anggota Akatsuki yang lain. Sementara anggota yang lain sangat berdedikasi dan serius, meskipun sering terjadi pertentangan pendapat, Tobi lebih santai dan agak konyol seperti Naruto. Kepribadiannya tidak disukai Deidara, yang meyakini bahwa semua Akatsuki seharusnya bersikap serius dan tenang. Tobi tanpa sengaja sering menjengkelkan Deidara yang mengakibatkan Deidara menyerang Tobi dalam sebuah aksi komedi. Di sisi yang lain, Kisame menghargai kemampuan Tobi yang membuat ceria dalam organisasi mereka yang suram.[13]

Tobi kemudian muncul sebagai dalang di balik Akatsuki. Pemimpin ini mengisyaratkan tentang tujuan akhir Akatsuki yang berhubungan dengan Sharingan. Setelah pertemuan ini Tobi menghubungkan dirinya sebagai Madara Uchiha. Ia juga mengklaim bahwa ia memiliki kekuatan Sharingan yang sebenarnya. [14]

[sunting] Mantan anggota

[sunting] Deidara

  • Umur : 25 tahun
  • Asal : Iwagakure
  • Status keanggotaan : Almarhum, belum diganti
  • Cincin : 青("Biru/Hijau")
  • Posisi cincin : Telunjuk kanan
  • Pasangan : Dulunya Tobi, sebelum itu Sasori
  • Penampakan pertama : Bab 247, Naruto Shippūden Episode 2
  • Ciri khas : Berambut pirang dan dikuncir, spesialis ledakan menggunakan tanah liat dengan mulut di telapak tangan dan dada, mata kiri yang terlatih untuk meneropong dan menggagalkan genjutsu Sharingan
  • Seiyu : Katsuhiko Kawamoto

Deidara (デイダラ?) adalah seorang ninja pelarian dari Iwagakure dan pasangannya Tobi. Deidara menghubungkan ninjutsunya sebagai seni dan meyakini bahwa setiap bom yang dibuatnya merupakan suatu hasil karya seni. Motonya ialah Seni adalah sebuah ledakan yang merupakan ungkapan asli dari seniman abstrak terkenal Jepang Tarō Okamoto. Deidara sangat bangga dengan seninya dan secara langsung dengan segan menerima bahwa apapun tidak dapat menghancurkan seninya, mengakibatkan ia seringkali menjadi terlalu percaya diri dalam pertarungan. Deidara juga mempunyai kebiasaan untuk mengakhiri kalimatnya dengan bergumam un atau hmm, seperti Naruto yang hampir selalu mengakhiri kalimatnya dengan -ttebayo.

Dalam pertarungan, Deidara menggunakan mulut khusus di kedua telapak tangannya untuk menciptakan "bahan peledak tanah liat" (起爆粘土 Kibaku Nendo?). Ia dapat meledakan tanah liat tersebut dengan perintah "meledak" ( Katsu?). Untuk memasukkan chakranya ke dalam tanah liat, agar tanah liat tersebut bisa meledak. Semakin banyak chakra yang dimasukkan, semakin kuat ledakannya. Deidara dapat mengubah tanah liat ini menjadi berbagai macam bentuk sesuai dengan tujuannya, seperti makhluk yang dapat digunakan untuk terbang atau untuk menyelinap, dan tiruan dirinya sendiri untuk membingungkan musuh, atau juga beraneka bentuk senjata seperti ranjau. Beberapa tanah liat bahkan dikategorikan dalam peringkat tertentu, seperti "C4". Kebanyakan tanah liat hasil ciptaannya termasuk dalam kategori "C1", dan kekuatan ledakannya sama seperti ledakan granat. Naga raksasa dari tanah liat yang menggunakan bagian ekornya untuk menembak ledakan yang lebih kecil ke musuh termasuk dalam kategori "C2". Kategori "C3"nya adalah patung tanah liat yang tidak bisa bergerak yang digunakan seperti bom, dan ketika menyentuh tanah memiliki potensi untuk menghancurkan selruh desa. Kategori "C4" merupakan yang terakhir dan terkuat, diciptakan melalui tanah liat yang dimakan dengan mulutnya kemudian mengeluarkannya dalam bentuk tiruan raksasa dirinya. Disaat tiruan ini meledak, mengakibatkan terlepasnya bom yang sangat kecil sekali dalam jumlah besar ke seluruh penjuru dan memasuki tubuh lawannya melalui hidung, kemudian meledak, mengakibatkan targetnya lenyap menjadi debu. Sebagai tambahan, Deidara masih memiliki tipe yang tidak terkategori, menggunakan mulut di dadanya yang sebelumnya tersegel, mengubahnya menjadi bom hidup yang dapat menghancurkan apapun dalam radius sepuluh kilometer dengan harga nyawanya sendiri. Deidara juga memakai teleskop pada mata kirinya untuk pengamatan jarak jauh, dan juga telah terlatih untuk menggagalkan genjutsu.

Sebelum bergabung dengan Akatsuki, sebelumnya Deidara adalah seorang terroris bom bayaran. Tanpa sengaja ia direkrut oleh Itachi di bawah perintah Sang Ketua. Walaupun ia sudah terbiasa dengan Akatsuki, ia masih memiliki dendam terhadap Itachi dan menunggu untuk mengalahkannya untuk menguji dirinya sendiri. Setelah bergabung, Deidara berpasangan dengan Sasori, yang juga dipanggilnya "Master Sasori" (サソリの旦那 Sasori no Danna?). Ini mungkin karena Deidara sangat menghargainya sebagai seorang seniman. Ia juga mengakui bahwa Sasori lebih kuat darinya. Meskipun demikian, Deidara masih sering berdebat dengan Sasori tentang seni dan secara langsung tidak mematuhi perintahnya dengan ancaman dibunuh.

Deidara ditugaskan untuk menagkap siluman berekor satu Shukaku, yang mengharuskannya untuk menangkap Gaara. Meskipun ia berhasil dalam tugasnya, Gaara masih bisa menghancurkan salah satu lengan Deidara sebelum ia dikalahkan. Setelah siluman tersebut dikeluarkan dari tubuh Gaara dan rombongan Naruto tiba untuk mendapatkan Gaara kembali. Lengan Deidara yang satu lagi putus dalam pertarungan melawan Kakashi Hatake dan Naruto Uzumaki, meskipun ia mencarinya kembali setelah melarikan diri. Kedua lengannya dijahit kembali oleh Kakuzu dan membuatnya siap untuk bertempur lagi. Setelah kematian Sasori, Tobi ditugaskan untuk menjadi partner Deidara yang baru. Deidara sering tidak sabar dalam menghadapi Tobi, karena Tobi seringkali tidak memperhatikan apa yang diucapkannya. Tobi juga sering mendapat penghargaan berdasarkan apapun yang dilakukan Deidara. Setelah mereka menangkap siluman berekor tiga, Deidara menceramahi Tobi yang menjadi terlalu percaya diri.

[sunting] Hidan

  • Umur : Tidak diketahui
  • Asal : Yugakure
  • Status keanggotaan : Almarhum, belum diganti
  • Cincin : 三 ("Tiga")
  • Posisi cincin : Telunjuk kiri
  • Pasangan : Dulunya Kakuzu
  • Pengenalan pertama : Bab 238, Naruto Episode 135
  • Penampakan pertama : Bab 312
  • Ciri khas : Mempunyai enam nyawa, membawa sabit besar bermata tiga, rambut cepak berwarna pucat

Hidan (飛段?) adalah anggota kedua terbaru yang suka bicara kotor dan partnernya Kakuzu.[15] Kanji pertama dalam nama Hidan (飛) adalah Hisha, yang berarti benteng dalam permainan shogi. Ia adalah seorang penganut agama bernama 'Jashin', sebuah kepercayaan yang menyembah Dewa Jashin dan apapun yang tidak meghasilkan pengrusakan dianggap sebagai dosa. [16] Sebagai bagian dari agamanya, Hidan memiliki sebuah jimat berbentuk segitiga terbalik di dalam lingkaran. Sebelum pertarungan dimulai, ia berdoa pada jimat ini, meminta pengampunan dan juga agar targetnya harus ditangkap hidup-hidup. Setelah pertarungan dimulai, Hidan sangat tidak suka jika pertarungannya di interupsi atau dipaksa untuk berhenti. Setelah bertarung, ia melakukan ritual 30 menit sesuai dengan kepercayaannya, yang memuncak dengan menikam dirinya sendiri di dada dan berbaring di atas tanah.[17]

Hidan rupanya tidak bisa mati. Ia masih memiliki kemampuan untuk berbicara serta dapat bertahan hidup walaupun berada dalam kondisi sekarat dengan dipenuhi banyak luka, serta lehernya terpenggal. [18][19]. Meskipun ia dapat hidup dalam bagian yang terpotong, Hidan harus terhubung dengan tubuhnya agar bisa dikendalikan.[20] Walaupun kenyataannya ia tidak bisa mati, Hidan menyatakan secara terbuka sebelum pertarungan bahwa ia mengharapkan dapat dibunuh oleh lawannya. Dalam pertarungan, Hidan memegang sabit besar bermata tiga yang digunakan sebagai sebuah proyektil yang dikendalikan dengan sebuah tali yang membungkus pergelangan tangannya. Walaupun ia mampu untuk menyerang ninja paling berbakat dengan senjatanya, Hidan mengklaim bahwa sabitnya membuat dia menjadi penyerang terlambat dalam Akatsuki. [21] Tiga mata sabit besarnya tidak dimaksudkan untuk meningkatkan kerusakan dari serangannya, melainkan untuk meningkatkan kesempatannya untuk mengambil darah musuhnya.

Setelah ia mendapatkan darah lawannya serta memakannya, Hidan menggunakan darahnya sendiri untuk menggambar simbol dalam jimatnya di tanah. Kemudian Hidan mengalami sebuah transformasi, menjadikan hampir dari seluruh kulitnya berwarna hitam. Selanjutnya Hidan menggambar garis putih secara kasar pada posisi yang sama dengan tulangnya. Dikombinasikan dengan sabit besarnya, transformasi ini menjadikannya seperti Grim Reaper. Setelah transformasinya sempurna, Hidan dan musuhnya menjadi "terhubung", dan segala kerusakan yang diterima Hidan berlaku juga untuk musuhnya (seperti boneka voodoo).[22] Selama berada dalam simbol tersebut, Hidan menggunakan tombak sebagai ganti dari sabit besarnya untuk melukai tubuhnya sendiri, mengakibatkan sakit yang bukan main ke tubuhnya dan lawannya. Dikarenakan tidak bisa mati, Hidan tidak terluka oleh serangan tersebut, melainkan itu merupakan suatu kesenangan baginya. Setelah mempermainkan musuhnya dengan memberikan luka yang tidak mematikan, Hidan menikam dadanya yang mengakibatkan lawannya terluka dan transformasinya kembali seperti semula. Meskipun itu menjadi teknik yang sangat berguna, Hidan harus tetap berada di dalam simbol. [23] Jika ia meninggalkan simbol tersebut, transformasi serta "hubungan" antara Hidan dan musuhnya masih ada, membuatnya hanya perlu untuk kembali ke dalam simbol dan mengulang tekniknya.

Meskipun ia adalah seorang anggota Akatsuki, Hidan tidak menyukai banyaknya formalitas yang dibutuhkan, teristimewa menjadi pasangannya Kakuzu. Lebih spesifik, ia tidak menyukai kenyataannya bahwa Kakuzu bertarung semata-mata hanya demi uang. Kakuzu juga tidak menyukai kemitraan mereka, dan memiliki sedikit kesabaran untuk gaya bertarung dan ritual Hidan yang memakan waktu. Walaupun demikian, dikarenakan kebiasaan Kakuzu yang suka membunuh semua pasangannya dan Hidan yang tidak bisa mati, keduanya masih tetap berpasangan, di mana Kakuzu dapat menyerang Hidan tanpa perlu ragu lagi untuk mendapatkan pasangan yang baru. Ini juga memungkinkan keduanya untuk menggabungkan serangan, di mana Hidan dapat mengalihkan musuh sementara Kakuzu menyerang dari jauh tanpa meragukan keselamatan Hidan.

[sunting] Kakuzu

  • Umur : Tidak diketahui
  • Asal : Takigakure
  • Status keanggotaan : Almarhum, belum diganti
  • Cincin : 北 ("Utara")
  • Posisi cincin : Jari tengah kiri
  • Pasangan : Dulunya Hidan
  • Pengenalan pertama : Bab 238, Naruto Episode 135
  • Penampakan pertama : Bab 312
  • Ciri khas : Memakai penutup wajah, dapat memperpanjang hidupnya dengan cara mengambil jantung manusia, dapat memiliki lima jantung manusia secara bersamaan, dapat menggunakan seluruh lima elemen chakra, tubuh terdiri dari jaring-jaring untuk menyerang dan memanipulasi tubuh yang lain.

Kakuzu (角都?) adalah seorang ninja pelarian dari Takigakure dan partnernya Hidan. Kanji pertama dalam nama Kakuzu (角) adalah kakugyō yang berarti menteri dalam permainan Shogi. Kakuzu adalah seorang individu yang rakus, mengutamakan seberapa berharga suatu benda, dan selalu hanya bergantung untuk mencari uang.[24] Penghasilan favorit Kakuzu ialah mengumpulkan hadiah selama menjalankan misinya., bahkan bersama-sama dengan agama Hidan membuatnya lebih cepat untuk mengoleksi hadiah-hadiah tersebut. Sejarahnya sebagai pemburu hadiah telah berjalan lama, dan ia sudah terbiasa dengan syarat-syarat sebagai pengoleksi bahkan telah menghafal informasi serta hadiah yang akan diberikan setelah menangkap target tersebut. Pandangan tentang uang ini mengakibatkan Kakuzu menjuluki dirinya sebagai "Bendahara Akatsuki", meskipun tidak diketahui apakah ini merupakan posisi yang sebenarnya.[24] Kakuzu juga mempunyai bankir dan akuntan pribadi.[25] Walaupun tertarik pada uang, ia menempatkan perintah Pein sebagai kesempatan untuk membuat keuntungan.[26]

Kakuzu memiliki struktur tubuh khusus yang terdiri dari banyak benang hitam tajam yang melalui seluruh tubuhnya, yang dapat digunakan untuk memisahkan bagian tubuhnya untuk serangan jarak jauh. Benang-benang ini dapat digunakan juga untuk menyerang dan menusuk tubuh lawannya. Benang-benang ini rupanya terbatas dan digunakan Kakuzu untuk mengubah penampilannya dan secara visual dapat meningkatkan ukuran tubuhnya.[27]. Benang-benang Kakuzu juga memungkinkan ia untuk memasukan organ asing yang lain ke dalam tubuhnya, serta dapat memperpanjang hidupnya selamanya dengan mengambil organ sehat orang lain.[28] Ia telah menggunakan teknik ini untuk memperpanjang hidupnya, karena ia mengklaim bahwa dirinya dernah bertasung dengan Hokage Pertama.[28] Yang paling menyolok adalah Kakuzu bisa menyimpan sampai empat jantung extra,[29] yang disimpan dalam topeng binatang yang dijahit di punggungnya. Setiap topengnya depat memisahkan diri serta menyerang secara bebas. [30]

Setelah terpisah dengan tubuhnya, topeng ini dapat mengeluarkan ledakan berelemen chakra yang sangat kuat, di mana setiap ledakan diberikan nama: Katon: Zukokku (火遁・頭刻苦?)[31], Fūton: Atsugai (風遁・圧害?)[32] dan Raiton: Gian (雷遁・偽暗?)[33]. Topeng-topeng ini juga dapat bergabung untuk meningkatkan keampuhan serangannya. Jika jantung di tubuh Kakuzu dihancurkan, salah satu topengnya dengan cepat dapat bergabung kembali dengannya agar jantung tersebut dapat digunakannya, dan mengakibatkan topeng tersebut hancur. Kakuzu juga menggunakan pertahanan jurus berelemen tanah "Tubuh Besi" (鉄ボディ, Kurogane Karada), yang meningkatkan kekuatannya dan membuatnya kebal terhadap serangan fisik.[34]

Kakuzu sangat tidak menyukai bahwa faktanya ia membutuhkan partner sebagai anggota Akatsuki, menurut kebiasaannya yang membunuh siapapun di sekelilingnya (termasuk partner) ketika sedang marah. Dengan membunuh seluruh partner sebelumnya, mengakibatkan Kakuzu dipasangkan dengan Hidan.[35]. Keduanya tidak menyukai kemitraan mereka.

Ketika Hidan and Kakuzu melakukan perjalanan melalui Land of Fire untuk menyelesaikan pertempuran sebelumnya, mereka bertemu dengan sekelompok ninja Konoha yang terdiri dari empat orang. Setelah pertarungan dimulai, Kakashi Hatake dapat menusuk Kakuzu dengan Raikiri, menghancurkan salah satu topengnya. Jantung yang sebenarnya tidak cedera, kemudian Kakuzu mengeluarkan tiga topeng lainnya untuk menyerang ninja Konoha. Disaat ia hampir menang, Shikamaru Nara berhasil menipu Hidan menggunakan teknin seperti voodoo, mengakibatkan ia kehilangan lagi satu jantungnya. Setelah mengambil jantung dari salah satu topengnya, Kakuzu bersiap-siap untuk menghabisi lawannya, namun kedatangan bantuan menghentikan serangannya. Naruto Uzumaki bertempur melawan Kakuzu dan berhasil mengalahkannya menggunakan Fūton: Rasenshuriken ((風遁・螺旋手裏剣?) yang memukul Kakuzu sampai ke bagian selnya dan memutuskan seluruh urat sarafnya. Kakuzu sudah tidak dapat bergerak lagi. Dengan sisa kekuatannya, ia berusaha mencari tahu bagaimana ia bisa dikalakan oleh seorang "anak kecil". Setelah itu ia berakhir ditangan Kakashi.

[sunting] Orochimaru

  • Umur : 50-51 di Naruto, 53 di Naruto Shippūden
  • Asal : Konohagakure, sekarang Otogakure
  • Status keanggotaan : almarhum setelah Keluar dari Akatsuki, belum diganti
  • Cincin : 空 ("Langit")
  • Posisi cincin : Jari Kelingking kiri
  • Pasangan : Dulunya Sasori
  • Ciri khas : Penampilan seperti ular, dapat memperpanjang hidup dengan memindahkan jiwanya ke tubuh yang baru.

Orochimaru (大蛇丸?) adalah seorang mantan anggota Akatsuki, yang sebelumnya berpasangan dengan Sasori. Ia menggunakan teknik Fushi Tensei (大蛇丸?) berusaha untuk mencuri tubuh dari Itachi Uchiha, tetapi berhasil digagalkan Itachi dengan melumpuhkannya dan memotong tangan kirinya. Setelah kejadian ini, Orochimaru meninggalkan Akatsuki, dengan tetap membawa cincin Akatsuki yang masih tertinggal di tangan dari tubuh aslinya. Orochimaru berniat untuk mengeliminasi Akatsuki, walaupun ia dianggap telah mati. Apapun hubungan yang tersisa antara Orochimaru dan Akatsuki, kelihatan mirip dalam waktu bekerja, di mana Orochimaru mempersiapkan waktu selama tiga tahun untuk mengambil tubuh Sasuke dan Akatsuki dalam mengangkap semua siluman berekor.

[sunting] Sasori

  • Umur : Tidak diketahui
  • Asal : Sunagakure
  • Status keanggotaan : Almarhum, digantikan oleh Tobi
  • Cincin : 玉 ("Virgo")
  • Posisi cincin : Jempol kiri
  • Pasangan : Dulunya Deidara, sebelum itu Orochimaru
  • Pengenalan pertama : Bab 238, Naruto Episode 135
  • Penampakan pertama : Bab 247, Naruto Shippuden Episode 2
  • Ciri khas : Ahli boneka, tubuh boneka sehingga tidak bisa menua, spesialis racun
  • Seiyu : Takahiro Sakurai, Yutaka Aoyama (Hiruko)

Sasori (サソリ?), juga dikenal sebagai Sasori si pasir merah (赤砂のサソリ Akasuna no Sasori?), adalah seorang ninja pelarian yang berasal dari Sunagakure. "Sasori" (蠍) juga berarti kalajengking. Setelah kematian kedua orangtuanya, Sasori dibesarkan oleh neneknya, Chiyo, yang mengajarnya segala sesuatu tentang boneka. Setelah teruji mahir dengan kemampuannya, Sasori menggunakan pengtahuan barunya itu untuk mengubah tubuh kedua orangtuanya menjadi boneka dengan usaha agar bisa dicintai. Karena mereka hanyalah boneka tanpa emosi, karya ini menjadi gagal, dan ia meninggalkan Sunagakure selama dua puluh tahun sampai ia diperkenalkan. Suatu waktu setelah meninggalkan desanya, Sasori bergabung dengan Akatsuki dan akhirnya berpasangan dengan Orochomaru. Setelah Orochimaru meninggalkan Akatsuki, Sasori berpasangan dengan Deidara, meskipun dendamnya terhadap Orochimaru selalu dibawanya.

Dalam kemitraannya dengan Deidara, keduanya sering berdebat, khususnya tentang pertentangan pandangan mereka dalam seni. Deidara beranggapan bahwa seni itu adalah sesuatu yang cepat hilang, sementara Sasori meyakini bahwa seni yang bagus adalah sesuatu yang indah yang bisa bertahan lama sampai ke masa depan. Ini mencerminkan sifat dasar individu mereka (Deidara membuat pahatan tanah liat yang bisa meledak, Sasori membuat boneka-boneka manusia yang bisa bertahan lama). Deidara dari luar kelihatannya menghargai keyakinan Sasori terhadap seni, meskipun Sasori tidak menghargai keyakinan Deidara. Ia juga tidak menyukai menunggu dan membuat orang menunggu. Sebagai anggota Akatsuki, Sasori ditugaskan untuk menangkap salah satu dari siluman berekor (Bijuu), walaupun percakapan singkat antara dia dengan Deidara menjelaskan bahwa ia bahkan tidak tahu siluman berekor mana yang harus ditangkapnya.[36]

Dalam pertarungan, Sasori menggunakan boneka-boneka, di mana favoritnya adalah Hiruko (ヒルコ?), yang dikendalikan dari dalam untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Karena Sasori sering menggunakan Hiruko, bahkan menghiasinya dengan pakaian Akatsuki, kebanyakan orang hanya dapat menerimanya selama ia menggunakan boneka itu. Jika Hiruko terbukti tidak berguna lagi, Sasori dapat menggunakan dirinya sendiri dalam pertempuran, dikarenakan tubuhnya telah diubah menjadi boneka. Ini juga memberikan keuntungan baginya untuk tampil muda secara tidak wajar. Tubuh boneka Sasori membuat ia dapat mengontrol ratusan boneka dalam sekali melalui mekanisme pada dadanya yang dapat menghasilkan banyak benang chakra. Karena boneka tidak dapat mengendalikan chakra, Sasori telah mengawetkan jantungnya dalam sebuah peralatan berbentuk silinder, yang membolehkannya menggunakan boneka dalam pertarungan. Karena hanya jantungnya yang merupakan bagian yang hidup dari dirinya, tubuh bonekanya pada hakekatnya tidak dapat dihancurkan, sehingga ia dapat kembali ke bentuknya yang semula jika ada bagian remuk.[37] Sebagai tambahan, ia dapat memindahkan jantungnya ke boneka yang lain, dan meninggalkan tubuh yang sudah tidak bisa diperbaiki.

Sebagian besar boneka Sasori terbuat dari tubuh manusia. Setelah organ-organ dalam tubuh dikeluarkan, darahnya dikeringkan, kemudian tubuh tersebut diawetkan agar tidak membusuk, selanjutnya bisa digunakan sebagai "Boneka Manusia" (人傀儡 Hitokugutsu?). Karena boneka-boneka ini sebelumnya adalah manusia, mereka sanggup menggunakan chakra dan jutsu, memberikan mereka keuntungan yang drastis di atas boneka pada umumnya. Ia mengatakan bahwa ia memiliki 298 beneka berjenis seperti ini. Boneka manusia favoritnya adalah Kazekage ke-3, yang diculik dan dibunuh sebelum meninggalkan Sunagakure, yang juga berarti ia dapat menggunakan kemampuan khusus Pasir Besi Kazekage ke tiga. Dengan Aka Higi: Hyakki no Sōen (赤秘技・百機の操演?)berarti, teknik rahasia merah: Pengendali 100 boneka, Sasori dapat memanggil seratus boneka manusia yang menjadi pasukannya, di mana mereka merupakan lawan sasori yang sudah dikalahkan. Untuk meningkatkan kekuatan serangan bonekanya, Sasori menambahkan racun pada boneka ciptaannya. Efek dari racun ini segera bereaksi dan dapat membunuh targetnya setelah menderita selama tiga hari. Hanya ninja medis yang sangat berbakat yang dapat menciptakan penawar racun ini.

Sasori memiliki sejumlah mata-mata yang tersebar dalam dunia Naruto, yang dikendalikannya melalui pikiran. Salah satunya adalah Yura, yang digunakan Sasori untuk memudahkan Deidara menagkap Gaara. Setelah Deidara berhasil dalam tugasnya dan siluman berekor satu Shukaku berhasil dikeluarkan Akatsuki dari Gaara, rombongan Naruto tiba untuk mendapatkan kembali Gaara. Setelah rombongan ini terbagi untuk bertarung melawan Deidara dan Sasori, Sasori harus berhadapan dengan Chiyo dan Sakura Haruno. Dengan mengendalikan Sakura sebagai boneka, Chiyo berhasil menolongnya menghancurkan Hiruko dan Kazekage ke tiga. Agar bisa memenagkan pertempuran ini, Sasori menggunakan pasukan bonekanya untuk mengalahkan pasangan Chiyo-Sakura, meskipun boneka Chiyo dapat mengalahkannya. Setelah tubuh bonekanya tidak dapat bergerak lagi, Sasori berpindah ke tubuh boneka yang baru, dan berusaha menyelinap untuk menyerang Chiyo, walaupun Sakura menghalang serangan tersebut. Menggunakan kesempatan ini sebagai keuntungannya, Chiyo memanggil boneka kedua orangtuanya, yang telah dipersiapkannya sejak berangkat dari Sunagakure, yang kemudian menusuk jantung Sasori dalam pelukan boneka itu. Sebagai hadiah bagi Sakura yang telah mengalahkannya Sasori memberitahukan tentang mata-matanya Kabuto Yakushi dan kapan serta di mana ia dapat menemuinya.

[sunting] Itachi Uchiha

  • Umur : 17-18 di Naruto, 20 di Naruto Shippūden
  • Asal : Konohagakure
  • Status keanggotaan : Almarhum, belum diganti
  • Tinggi : 175,2 cm
  • Berat : 57,1 kg
  • Tanggal Lahir : 9 Juni
  • Golongan darah : AB
  • Cincin : 朱 ("Merah Darah")
  • Posisi cincin : Jari manis kanan
  • Pasangan : Kisame Hoshigaki
  • Penampakan pertama : Bab 139, Naruto Episode 80
  • Ciri khas : Berambut belah tengah, ahli dalam Genjutsu, memakai sharingan dan mangekyo sharingan
  • Seiyu : Hideo Ishikawa

Itachi Uchiha (うちは イタチ Uchiha Itachi?) adalah seorang ninja pelarian yang berasal dari Konohagakure, partnernya adalah Kisame Hoshigaki, dan merupakan anggota Akatsuki pertama yang diperkenalkan. Itachi adalah salah satu dari Klan Uchiha yang tersisa, yang lainnya adalah adiknya Sasuke Uchiha dan Madara Uchiha (yang dikenal juga sebagai Tobi). Ia bertanggungjawab atas beberapa peristiwa dalam serial ini, seperti pembantaian Klan Uchiha dan keluarnya Orochimaru dari Akatsuki. Itachi telah membuka serta menguasai misteri dari Sharingan dan Mangekyou Sharingan. Ia juga adalah seorang ahli yang luar biasa dalam ninjutsu dan genjutsu. Sasaran bijuu Itachi adalah Siluman rubah berekor sembilan.

[sunting] Mantan agen

[sunting] Kabuto Yakushi

  • Status : Keluar dari Akatsuki

Kabuto Yakushi (薬師カブト Yakushi Kabuto?) sebelumnya adalah mata-mata untuk Sasori, yang dikendalika melalui pikiran. Kabuto digunakan Sasori untuk menyelundup ke dalam kelompok Orochimaru, tetapi Orochimaru telah mengeluarkan kontrol pikiran setelah ia bergabung dengan mereka. Kabuto kemudian mengkhianati Sasori dan Akatsuki sebagai tanda terima kasihnya kepada Orochimaru.

[sunting] Yura

  • Status : Almarhum
  • Penampakan pertama : Bab 247, Naruto Shippūden episode 2
  • Seiyu : Hideo Watanabe

Yura (由良 Yūra?), yang namanya berarti "permulaan" dalam bahasa Jepang, melayani sebagai anggota terpercaya dalam dewan penasehat Kazekage di Sunagakure selama empat tahun. Pada kenyataannya ia adalah mata-mata Akatsuki yang ditugaskan oleh Sasori. Ia digunakan dalam "teknik pengubah bentuk" (象転の術 Shōten no Jutsu?) Ketua Akatsuki, yang membuatnya berubah bentuk seperti Itachi Uchiha dan tubuhnya dapat dikontrol oleh Itachi. Naruto membunuhnya dengan Ōdama Rasengan (大玉螺旋丸?) ketika ia dalam wujud ini.

[sunting] Sumber

  • First Official Data Book (秘伝・臨の書キャラクターオフィシャルデータ BOOK Hiden: Rin no Sho Character Official Data Book?)
  • Second Official Data Book (秘伝・闘の書キャラクターオフィシャルデータ BOOK Hiden: Tō no Sho Character Official Data Book?)
  • Jump's 2nd Great Hero Book's Mini Data Book (秘伝・翔の書オフィシャルキャラクターデータBOOK mini Hiden: Shō no Sho Official Character Data Book mini?)
  • Naruto anime and manga Guidebook (秘伝・翔の書オフィシャルキャラクターデータ BOOK mini Hiden: Shō no Sho Official Character Data Book mini?)
  • Diambil langsung dari serial manga dan anime Naruto

Jumat, 25 Juni 2010

Playable (BlazBlue: Calamity Trigger)

  • Ragna the Bloodedge
Character voice: Tomokazu Sugita (JP), Patrick Seitz (ENG)

The main protagonist of BlazBlue, also known as the Grim Reaper. After destroying countless branches of the NOL and killing two Saya replicas, he was labeled as the most wanted criminal and received the largest bounty in NOL history on his head. He possesses a powerful form of Armagus called the Azure Grimoire, which is often either the secondary or primary target of those after his bounty. His ultimate goal is to destroy the Library for reasons unknown, although it probably has something to do with the Saya replicas. He is Jin's biological brother, whose rivalry with him stems from an incident that happened with their sister, Saya, who is presumed to be dead. His right arm is mechanical because his real one was cut off by Terumi who took control of Jin's mind. He was resurrected by Rachel as a Dhampir, causing one of his green eyes to turn red, and his once blond hair to white. The Azure Grimoire he possesses is only a fragment of an imitation, and the real Grimoire is actually destined to be wielded by Noel Vermillion. During the events of Continuum Shift, Ragna has taken Noel into his care, and starts caring for her much like he did with his sister Saya.

Ragna's Drive, Soul Eater, steals health from the opponent.

  • Jin Kisaragi
Character voice: Tetsuya Kakihara (JP), David Vincent (ENG)

Jin Kisaragi is a Major in the NOL, and one of its elite commanding officers. He is always cool and calm, but is also jealous, ambitious, and possessive, with little care for others, treating them like they are mere obstacles. He is shown in one of Nu's paths to have actuallyed seem caring to Saya (until Nu stated her name), perhaps meaning Terumi's influence might have started even before the incident that drove the brothers apart. He displayed formidable actions to gain his rank during the Ikaruga Civil War. When he heard that Ragna the Bloodedge had arrived on the scene, he quickly abandoned his post to hunt him down by himself. The truth, however, is that Ragna is Jin's biological brother, and Jin's early feelings of rivalry were furthered by his visions of the future and his Nox Nyctores' amplification of his emotions. Terumi caused Jin's mind to hack off Ragna's arm (later nearly dying without the intervention of Rachel) and supposedly kill Saya, and Jin often says that he's looking forward to killing Ragna again. After the incident, he was adopted into the Kisaragi house, a highly powerful and respected family within the NOL. He possesses a notable psychosis, said to be caused by his sword, the Nox Nyctores "Yukianesa". While the sword grants him manipulation over ice, it also enhances primal feelings and is often blamed for "insanity". His future alter-ego is the White Knight of the six heroes named Hakumen.

Jin's Drive is Frost Bite, which freezes the opponent solid.

  • Noel Vermillion
Character voice: Kanako Kondou (JP), Cristina Valenzuela (ENG)

This young girl was found amidst the burning fields of Ikaruga where she was rescued, and then adopted by the family of Vermillion. It was because of her outstanding combat activity that she became a high-ranking member of the NOL using the Nox Nyctores "Arcus Diabolus Bolverk" revolver, which apparently does not fire actual bullets but rather inflicts damage by creating distortions in dimensional space. Noel also seems to be extremely reliant psychologically on her guns, to the point where she breaks down crying if they are taken away from her. She was made Jin's subordinate by the NOL, although Jin treated her poorly due to her resemblance of Saya. When Jin rushed off to hunt down Ragna without permission from the NOL, Noel was assigned to stop him and bring him back to his post at the Library. In truth, Noel suffers from amnesia. She is actually μ-12, the predecessor of ν-13 and also the Final Boss in Console Version of Continuum Shift. Both are replicas of Saya, sharing her face, voice, and memories, though no answer is ever given to how they came to this end. It isn't far fetched to think the creators of both needed the original to accurately copy those traits from. She was being immersed in the Boundary in the opening of story mode, though after the attack that destroyed Ikaruga she remains the sole survivor in that area. She eventually becomes the "eye", the true possessor of the Azure Grimoire. She is easily won over by small, cute animals (agreeing to be dressed up by Litchi if she could play with her panda, Lao Jiu, in one story path, and even shouts "Hands off the panda!" during battle with her) and has an inferiority complex with her bosom. In Continuum Shift, she begins staying with Ragna, who starts caring for her much like he did with Saya. After realizing that Jin has left the hospital he went to after the injuries received by Ragna near the end of Calamity Trigger's True End Story, Noel sets off to find him on her own accord.

Noel's Drive is Chain Revolver, which allows her to chain attacks together.

  • Iron Tager (TR-0009)
Character voice: Kenji Nomura (JP), Jamieson Price (ENG)

Originally the leader of an Ikaruga unit, Tager suffered a mortal wound during the Ikaruga Civil War and was forced to withdraw. He was revived as an enormous cyborg by Kokonoe, whom he pledged loyalty to afterward. After his revival, he bears a similar resemblance to a demon, which resulted in him dubbed as the "Red Devil of Sector Seven". He is feared by many, but in truth he is very calm and calculated, only engaging in violence when necessary. He has resumed his duties since his revival as a cyborg and is currently not only pursuing Hakumen, but also Ragna as a secondary target.

Tager's Drive, Voltec Battler, magnetizes and pulls in the opponent.

  • Rachel Alucard
Character voice: Kana Ueda (JP), Mela Lee (ENG)

A vampire and the current head of the noble Alucard family, Rachel slipped out of her castle in search of fun because she hates to be bored. Due to her hair ties, many characters call her rabbit, a name that irritates her to no end, though Ragna seems to be the only one who can get away with calling her idiot. Despite her status however, she deeply loathes her vampiric impulses. She seems to be watching Ragna - this is because she accidentally turned him into a half-vampire giving him his powers. (This is also the reason behind his heterochromia and healing ability.) Due to this, he is one of the only characters who is aware of her. She also watches and toys with the other characters of the game. Rachel can apparently create a small pocket dimension called Requiem, which is her interface with dream world. She is often accompanied by her familiars, Nago and Gii, whom she often treats very roughly, and is supervised by her butler and guardian Valkenhayn. Rachel is the only character seemingly aware of the full extent of the story, as well as the fact that time is repeating. Much of the reason for her frequent interference is an attempt to push them toward breaking the loop. Interestingly enough, in some late interactions it is revealed that she is possibly the most powerful of the playable characters, and as such the only one capable of taking on Terumi. She has control of the Tsukuyomi unit, which she uses to defend Kagutsuchi from an attack from the Nox Nyctores Gigant: Take-Mikazuchi. In battle she has extensive control over lightning and wind.

Silpheed, Rachel's Drive, summons a gust of wind to blow both players in a given direction.

  • Taokaka
Character voice: Chiwa Saitō (JP), Philece Sampler (ENG)

A resident of the Kaka village and member of the Kaka tribe, Taokaka is a catgirl, wearing a large coat that obscures her true face, only exposing red eyes and a row of teeth (whether or not this is her true face is a mystery, but a background character in her level resembles Jubei much more than Taokaka does, meaning they are either a different gender or perhaps older.) She wants to get back the sky above her village, which was sealed off by humans building cities above her village. She recently was sent by the Elder to retrieve the bounty on Ragna's head, becoming a vigilante in the process. Despite this resolve, she is considerably food-obsessed and forgetful, often falling asleep on a whim, becoming hungry moments after a meal, or forgetting details moments after hearing them. She is good friends with Litchi, affectionately referring to her as "Boobie Lady". Although, she doesn't seem to refer to anyone other than herself by name; she calls Ragna "good guy"(because he buys her food), Bang "scruffy man", Arakune "black squiggly", Noel "lacking lady", Hakumen "mask man", ν-13 "flappy-flap", and Jubei "cat person". She is unable to recognize that Ragna the "good-guy" and "Rawrgna" the criminal are the same person. Interesting to note is the fact that the Kaka tribe, which she hails from, is actually genetically engineered from the genes of Jubei, one of the six heroes. As a clan, they are copies of each other and cannot reproduce above one hundred members. Taokaka exhibits superhuman physical strength, being able fight continuously with other characters like Bang Shishigami and Noel Vermillion without any signs of exhaustion, and is also capable of surviving a fall from the top of Kagutsuchi completely unharmed.

Taokaka's Drive, Dancing Edge, allows her to move quickly around the screen while attacking.

  • Litchi Faye-Ling
Character voice: Chiaki Takahashi (JP), Lauren Landa (ENG)

A renowned doctor living in Orient Town, located in Kagutsuchi. She owns a clinic there and is helped by her assistant Lin Hua. She worked with Tager and Kokonoe in Sector Seven until the incident where an unnamed man of importance to Litchi became Arakune. She defends the local townspeople from Arakune and seeks to restore him to his former self through any means necessary, even through death. She also seems to respect Bang, even apologizing to him if she defeats him in a match, although she remains unaware of the true extent of his feelings for her. She is often subject to adoration for her noticeably large bust, particularly from Taokaka who likes to grope them. She is well-known and trusted by the Kaka clan living beneath Kagutsuchi, often bringing them food or teaching their members. At some point she took an object from the Boundary, her panda hairpiece named Lao Jiu. It acts as an amplifier of Seithr, and seems to allow her control over her staff. She is also the main character in the supplemental "Teach Me, Miss Litchi!" episodes, where she attempts to teach Taokaka the intricacies of the BlazBlue world.

Litchi's Drive, Mantenbou, controls her autonomous staff of the same name.

  • Arakune
Character voice: Takashi Hikida (JP), Spike Spencer (ENG)

A black blob-like creature with a white mask who formerly worked alongside Tager and Litchi in Sector seven. After an attempt to study the Boundary, he became what he is today, now housing innumerable insects with his now-blobby body and thriving on knowledge. His horrible condition has rendered him virtually insane and lacking any reliable memory, as well as distorting his speech to near incoherency - most of his dialogue consists of gibberish, insane laughter and tortured screaming. His dialogue between many characters, as well as his Arcade Mode ending, suggest that it was the power and knowledge he obtained from the Boundary that gradually turned him into what he is, and notably (according to his Arcade mode ending) he doesn't seem to have noticed that he's changed, and to him, his bizarre speech is completely normal. He seems to not understand why others can't understand him, creating a crude mask for himself thinking it would allow others to understand what he's saying. He currently lives in the sewers of Kagutsuchi where the Seithr concentration is highest and will attack anyone who visits there. He has also been known to attack and devour his victims to sustain himself, specifically targeting the Kaka clan, the closest living creatures. He thirsts for power and knowledge above all else and considers the Azure the pinnacle of such. Anytime he meets Ragna he becomes obsessive in his desire to consume the Azure. In his arcade story in Continuum Shift, Arakune displays the ability to speak coherently when he fights against Litchi, warning her of the dangers of her power, and that if she keeps it up she could become like him. Later,in his fight against Hazama, he taunts him, saying that he was an even bigger failure than The Black Beast.

Arakune's Drive, Crimson, curses the opponent and summons a swarm of bugs to attack them.

  • Bang Shishigami
Character voice: Tsuyoshi Koyama (JP), Tony Oliver (ENG)

After losing his home in the Ikaruga Civil War and his master Tenjo at the hands of Jin Kisaragi, Bang and his followers began living in Kagutsuchi waiting for the right moment to strike back at Jin and the NOL. There, he declares himself a hero of love and justice and dedicates himself to exterminating evil and overturning injustice wherever he goes. He is quite over-exuberant, prone to speeches and tangents as well as making dramatic entrances. He has a romantic fascination with Litchi, always willing to go charging in headlong if he sees someone making her upset. He is overzealous in every way, subtlety not usually at the forefront of his mind (this is only reinforced where his Astral Heat in Continuum Shift destroys almost all of his clothes), however his fiery spirit and will have earned him the respect of a few characters, most notably Hakumen. He also wants Ragna's bounty to rebuild the glory of Ikaruga. In the home console version, when he uses his Fuu Rin Ka Zan move, its own theme song, "Omae no Tetsui ni Kugi wo Ute", sung by Hironobu Kageyama, will start playing. This song, along with his choice of clothing, movement and mannerisms, is derived as a parody of the tokusatsu hero concept, more specifically Kamen rider.

Bang's Drive, Burning Heart, automatically defends against attacks.

  • Carl Clover
Character voice: Miyuki Sawashiro (JP), Michelle Ruff (ENG)

Carl is a young boy who, like Noel and Jin, was a student at the Military Academy, but dropped out without warning while Noel and Jin graduated. Currently, he is after Ragna's bounty and the Azure Grimoire, leading him to become a vigilante. He travels with a maid-like puppet called Nirvana, whom he believes to be his sister Ada. He is unwilling to see that she is in fact the Nox Nyctores Deus Machina: Nirvana, a causality weapon in the form of a marionette which amplifies its owner's desires to kill. After several people attempted to disassemble or remove Nirvana from him, Carl became extremely paranoid and possessive over his "sister." In the end it is unknown whether Carl is insane or if Nirvana is truly Carl's sister, Ada. Interestingly enough, one of the "Teach me Dr. Litchi" episodes reveals that Carl's glasses are what gives him the ability to talk to Nirvana, as well as mailboxes and telephone booths. It seems that Valkenhayn has some history with Nirvana, as he is able to talk to and understand her just as Carl is. During a conversation, Nirvana tries to attack him but he mentions that they "are not enemies anymore" and manages to persuade her to calm down.

Carl's Drive, Automaton, controls Nirvana, allowing for tag-team attacks.

  • Hakumen
Character voice: Tetsuya Kakihara (JP), David Vincent (ENG)

One of the Six Heroes, Hakumen is a samurai-like cyborg wielding a sword as tall as he is and wearing a mask that completely hides his face. He lead mankind to defeat the Black Beast, then when attempting to warn the people that they needed to "repent for their sins" lest the Black Beast return, they trapped him in a space known as the "Edge", where he drifted for nearly a hundred years until Kokonoe discovered him. Kokonoe helped him return to the world, hoping to use him to defeat Terumi, but he set out to achieve his own agendas before being completely salvaged from the Edge. During his journey, he has also shown tremendous respect towards Bang and his unyielding spirit, something truly out-of-character for Hakumen. Hakumen often says that his sword will purify the world of sin and vanquish that which is evil. In truth, Hakumen is a Jin from the future, whose soul was bound to the Susano'o unit after falling into the Gates of Sheol and saved by Rachel. He now possesses the ability to generate seemingly indefinite amounts of energy at will, and his sword is apparently capable of killing characters that otherwise could not be killed or would simply regenerate (i.e. Ragna, ν-13, and Arakune). In Continuum Shift, he was taken and imprisoned by Kokonoe, but eventually freed by Rachel, agreeing to help her find Terumi. Although his name is spelled "Haku=men" in most official media, most characters in the game (including Hakumen himself) simply refer to him as "Hakumen."

Zanshin, Hakumen's Drive, counters attacks directed at him.

  • ν -No. 13- (Nu)
Character voice: Kanako Kondou (JP), Cristina Valenzuela (ENG)

A cyborg who was forged in Kagutsuchi's Gates of Sheol. She was programmed to terminate anyone she deems as hostile subjects that come near the Gate. ν-13 is also shown to have a split personality, split between an emotionless girl when around others and a clingy young girl when around Ragna. ν-13 wants to absorb Ragna and have him join her in destroying the world, because she, too, possesses a piece of the Azure Grimoire (although neither she nor Ragna realized the pieces they possess are actually imitations). When Ragna refuses to join her and breaks her heart, she decides to take him by force. She also knows Hakumen, recognizing him as a "Sankishin Unit". She, as with Noel, was made as a replica of Saya, Ragna and Jin's sister, who is presumed to be dead. They seem to share some of Saya's memories, though nothing congruous. When Ragna and ν-13 merge, they become the Black Beast, something ν-13 seems to be intent on causing above all else. In battle, she summons numerous swords to keep pressure on her opponents from a distance. Her battle appearance even stems from an apparatus, resembling a large sword with a face, that breaks apart to become her armor and weapons.

v-13's Drive, Sword Summoner, summons phantasmal swords to fly out and strike the opponent.

[edit] Playable (BlazBlue: Continuum Shift)

  • Tsubaki Yayoi
Character voice: Asami Imai (JP), Julie Ann Taylor (ENG)

Jin's childhood friend/relative and Noel's former roommate from the Military Academy and a member of the NOL's 0 Division. She's described as a straight A student, and has a rather no-nonsense personality. She's very serious and reserved, and is a member of the dignified Yayoi family. By the end of the Story Mode's True End, she is assigned by Hazama to kill Noel and Jin. Originally appeared as sub-character in the BlazBlue: Calamity Trigger Story Mode.

In Continuum Shift she is a playable character. In battle she wields an Armagus,"Izayoi" that can control light. However, it eventually causes its user to go blind. In-game, Izayoi also allows her to charge her moves with her Drive, "Install," although exactly how this process works story-wise has not yet been elaborated on.

  • Hazama/Terumi Yuuki
Character voice: Yuichi Nakamura (seiyū) (JP), Doug Erholtz (ENG)

The main villain of BlazBlue and one of the Six Heroes. Terumi is actually a ghost who taken alias as Hazama, a captain of the NOL's Intelligence Division. At first, he appears to be supervising Noel's actions to keep her in line, but he has a sinister hidden agenda. In truth, he is actually Terumi Yuuki, the main villain of BlazBlue and the culprit mastermind behind responsible for cutting off Ragna's arm, hack off Jin's mind, possibly killing Saya, and is the most likely cause of the space-time distortions. Most aware of his presence regard him with contempt and perhaps even fear, as Rachel defiantly stands up to him in one path, but does not attack him in many of the events of BlazBlue: Calamity Trigger. After looking at Terumi, which Rachel warned her against, Noel says the words "Dark Susano'o". Jubei and Hakumen mention that the seal holding him may have been broken and Takamagahara may have been reactivated, and Jubei notifies Hakumen of his return. He seems to be at odds with the other remaining members of the Six Heroes. Kokonoe has a murderous attitude toward him because he killed her mother, Nine, and in Terumi's own words Rachel is the only being currently capable of "keeping up" with him. At the end of the Story Mode he issues confidential verbal orders to Tsubaki to kill Noel and Jin. Originally appeared as sub-character in the BlazBlue: Calamity Trigger Story Mode.

In Continuum Shift he is a playable character. He wields a Nox Nyctores called "Ouroboros", which allows him to summon chains that hang in the air and can be used to swing him back and forth or attack his opponents. It is also revealed that Terumi was one of the Six Heroes, although he states that "the Six Heroes were never buddies." In the Arcade Ending, it is revealed that he was the creator of the Murakumo Units as well as the Black Beast, which according to him was a failed product in his quest to create the "Sword to Slay the Gods", Kusanagi. He also created the Azure Grimoire, and even has his own Grimoire similar to Ragna's. He wants to use Noel (the perfect Murakumo Unit, μ-12) to create Kusanagi to destroy the Sankishin Unit "Amaterasu" out of belief that the world is filled with nothing but lies, and plunge the world into eternal despair.

Hazama's Drive is still unconfirmed, but it uses the Ouroboros into it's full power.

  • Λ -No. 11- (Lambda)
Character voice: Kanako Kondou (JP), Cristina Valenzuela (ENG)

An imitation Murakumo Unit created by Kokonoe by combining the body of the 11th experimental replica of Saya with the soul of ν-13, recovered after falling into the Gates of Sheol during the conclusion of Calamity Trigger's Story Mode. Kokonoe completely erased her memory and as a result, Λ-11 is only interested in carrying out Kokonoe's orders, although some fragment of her original self manages to resurface when she confronts Ragna. She was originally mentioned in the opening of Calamity Trigger's Story Mode as a failed experiment, and pallete swap ν-13 in Continuum Shift's character roster. Gameplay wise, she plays like v-13 with some new and altered moves. Her unlimited form is going to be basically Nu.

Λ-11 still retains v-13's Drive, Sword Summoner.

  • μ -No. 12- (Mu)
Character voice: Kanako Kondou (JP), Cristina Valenzuela (ENG)

Playable only in the console version as well as the True Final Boss of the game. This is the true form of the perfect Murakumo Unit Noel Vermillion after fusing with the True Azure Grimoire that she possesses. Completely erasing all of her memories only to serve Terumi for one purpose: to destroy the Sankishin Unit "Amaterasu" and erase the world from its existence. She is armed with the giant sword called "Kamigoroshi no Tsurugi Kusanagi" ("Sword to Slay the Gods, Kusanagi") and her hatred for the world has increased substantially, making her aggressive towards everything she fought. She was once revealed in the Arcade Version Ending in a cliffhanger. Gameplay wise, she is like a fusion of Nu and Noel with some altered or new movesets.

μ-12's Drive, Steingunner, uses the power of the Kusanagi and summons floating crystals that attack the opponent with beams.

  • Makoto Nanaya
Character voice: Tomomi Isomura (JP), Janice Kawaye (ENG)

Another classmate of Noel's and Jin's from the Military Academy, much like Tsubaki. She is a squirrel-type half beast-man, and is considerably hyperactive with a short attention span. She is outgoing, adventurous, and has inhuman reflexes. She has a few complexes about her race, but nonetheless, acknowledges who she is and is proud of it. She fights using her specially made cross Tonfas. She is set to in appear in the console version of Continuum Shift as Downloadable content, along with Nu-13 and an third unknown character.

Makoto's Drive is named Impact, though it is not yet known what it does.

[edit] Unplayable

  • The Black Beast

The legendary beast that threatened to cause much calamity before the current events of the game. It was confronted by the Six Heroes and sealed away. In actuality it is a combination of Ragna and Nu fusing together inside of the Cauldron (i.e Ragna is its body, and Nu was its heart). In Continuum Shift it is revealed that the Black Beast was a failed product of Terumi in an attempt to create Kusanagi, the "Sword to Slay the Gods".

  • Kokonoe
Character voice: Chie Matsuura (JP), Julie Ann Taylor (ENG)

Tager's superior at Sector Seven, and also formerly Litchi's employer. She is half beast-man and the daughter of Jubei and Nine, two of the six heroes, though she shows unexplained disdain for this fact, supposedly "staying angry for weeks" when Jubei is mentioned. Kokonoe is a rather serious and cynical woman with no regard for emotions, and always strives for Tager to complete his missions without fail; however, she can on rare occasions be quite personable, mostly around her creations. She's displayed and perceived as cranky most of the time. She has a deep hatred for Terumi, because he killed her mother, Nine, and her aunt. She and Taokaka possess a few similar personality traits, something that most note as 'more in common than they realize', due to their impatient nature and short attention span.

  • Linhua
Character voice: Yukiko Kato (JP)

A young girl who is Litchi's assistant.

  • Nago & Gii

Two familiars that always accompany Rachel Alucard. Despite their horrible mistreatment from their master, they remain dedicated to her.

Nago

Character voices: Masaru Suzuki (JP), Ezra Weisz (ENG)

Nago is Rachel's black transmogrifying cat that speaks and acts just as snobbishly as her. He is often seen in umbrella form but he could also morph into and be used as either a Lobelia (bat lance) cannon or a comfy chair.

Gii

Character voices: Sena Tsubaki (JP), Kazue Fujita (Drama CD) (JP), Jeannie Elias (ENG)

Gii is Rachel's stout red bat familiar. He is often burdened by Rachel's orders during teatime, or her fits wherein she has the penchant of either using him as a footrest or pinching his cheek. Due to his chubbiness, he is either mistaken for a flying pig or have at least been threatened to be eaten twice in the Story Mode.

  • Valkenhayn Hellsing
Character voice: Motomu Kiyokawa (JP), Doug Stone (ENG)

Rachel's elderly butler and trusted adviser who has served the Alucard family line for generations. He possesses a sharp wit and is concerned for Rachel's well-being. Valkenhayn seems to be worried about Rachel associating with things below her class (particularly Ragna, although others might apply), but he always acts in a sophisticated and gentlemanly manner. Judging from comments frequently dropped by Rachel, he seems to have once been a vigilante himself. He seems to know of Terumi well enough to recognize him on sight, even though Terumi can change shape. There are minor hints that he may be connected to the six heroes (he may actually have been one), including an existing friendship with Jubei and enough bravery to attack Terumi on sight.

  • Jubei
Character voice: Masaki Terasoma (JP) Kirk Thornton (ENG)

Another one of the six heroes (and Ragna's master), who battled the Black Beast alongside Hakumen, he may have played a part in the Ikaruga civil war. He's a beast-man, and Kokonoe is his daughter. Taokaka and her clan were genetically engineered from his DNA. Despite his appearance (he is considerably short and does not come off as threatening, resembling a cat more than either of his descendants), he is a powerful warrior, with numerous characters referring to him as the most powerful being on the planet. He works to safeguard his friends in their times of need. An interesting fact to note, Jubei is actually the one to finish the enemy in Taokaka's Astral Heat.

  • Nine

A witch and one of the Six Heroes, Nine was the one who taught humans to use magic during the Dark War. She is also the mother of Kokonoe. After she discovered what Terumi's plans were, he killed her. This action is why Kokonoe despises him.

  • Lord Tenjo

Bang's former sensei and leader of Ikaruga before he was slain by Jin, causing Bang to seek revenge on him. In one of Bang's endings in Story Mode, Valkenhayn mentions that Lord Tenjo's son might still be alive.

  • Relius Clover
Character voice: Junichi Suwabe (JP)

Carl's father who created the Saya Replicas, as well as turning his sister Ada into Nirvana. Not much else is known other than that he is also known as the "Puppeteer". Carl wishes to get his revenge on him for the way he made his sister Ada.

  • Ada Clover

Carl's sister who Relius turned into Deus Ex Nirvana, thus fueling Carl's desire to get revenge on him. In her current state as Nirvana, Ada acts as Carl's supporter throughout each match of his.

  • Saya
Character voice: Kanako Kondou (JP), Cristina Valenzuela (ENG)

The younger sister to both Jin and Ragna, she was bullied by Jin, but babied by Ragna. All information on her is received in flashbacks and memories. She was kidnapped by Terumi and is currently presumed dead, though this is never verified and the location of her body was never disclosed. She is the main source of Jin's jealousy toward Ragna and he is most likely the one who killed her (possibly possessed by Terumi). Λ-11, μ-12 (Noel) and ν-13 are all copies of her, sharing her physical traits and some of her memories. No explanation is ever given toward the reason for her being the basis, although it may stem from Terumi's interest in the three siblings.

  • Torakaka
Character voice: Kaori Yagi (JP)

A warrior of the Kaka clan who resembles a bigger sister to Taokaka. In the story, she will meet with Jubei and Valkenhayn.

  • Platinum the Trinity
Character voice: Aoi Yuuki (JP)

A young girl with a split-personality. She is the last of the Six Heroes. She is hostile towards Ragna, presumably because he was part of the Black Beast.

  • Phantom

A woman who can manipulate magic, and is said to be observing Hazama.